Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Begini Kondisi Mahasiswa Bogor Yang Di Tembak Orang Misterius Saat Mengendarai Motor, Begini Kronologinya

Senin, 10 Agustus 2020 | 11:08:00 AM WIB Last Updated 2020-08-16T13:12:46Z


             
Wilibrodus Obe (25) tahun setelah menjalani perawatan di rumah sakit

Koranelektronik.com, Bogor – Wilibrodus Obe (25) tahun, Mahasiswa School Of Government And Public Policy Bogor. Telah menjadi korban penembakan di punggungnya oleh orang tidak dikenal saat dirinya sedang mengendarai motor.

Beruntung, Wilibrodus Obe masih selamat setelah dilarikan ke rumah sakit oleh saudaranya. Insiden penembakan itu terjadi di Jalan Raya Serpong , Serpong Utara, Tangerang Selatan, tepatnya di dekat Rumah Sakit Islam Asshobirin, pada Minggu (9/7/2020).

Saat kejadian, korban hendak menuju ke rumah saudaranya di wilayah Legok Kabupaten Tangerang.

Wilibrodus Obe menceritakan apa yang dialaminya saat perjalanan ke tempat saudaranya itu. Ia menceritakan, kejadian yang menimpanya itu terjadi pada Minggu dini hari pukul 00.30 WIB.

Saat itu, mahasiswa Bogor tersebut berkendara motor seorang diri untuk berkunjung ke rumah saudaranya.

Awalnya, perjalanan yang ia lewati cukup lancar. Namun, saat di Jalan Raya Serpong, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Obe merasa ada yang aneh kala itu.

“Saya bawa motor sendirian, saya mau ke tempat saudara. Kalau perasaan saya enggak ada yang ngikutin, karena saya putar balik enggak ada tanda-tanda yang ngikuti,” ujar Obe.

Tiba-tiba terdengar suara letusan keras. Obe pun merasa ada benda yang mengenai bagian punggungnya.

Saat itu, Obe sempat menepikan kendaraannya. Ia menegok ke sekitar lokasi setelah tubuhnya tertembak. Menurutnya, saat itu tubuhnya belum merasakan sakit.

Ia pun belum menyadari bahwa yang mengenai tubuhnya itu merupakan peluru.

“Memang pas ditembak kaget. Cuma enggak kepikiran kalau itu tembakan. Jadi saya berenti sebentar terus saya jalan terus, enggak merasa,”ujarnya.

Saat melanjutkan perjalanan, ia hanya berpikir jika sesuatu yang mengenai tubuhnya itu merupakan batu yang dilempar oleh orang iseng.

Namun, sesampainya di rumah saudaranya, tubuhnya mulai merasakan nyeri.

“Jarak dari pas saya ketembak sampe kerumah saudara enggak sampai 10 km sekitar 10 menit lah,” kata dia.

Ia pun kaget jika bajunya sudah berlumuran darah.

“Tahu-tahunya sudah sampai tempat tujuan, baru terasa sakit, ya nyeri gitu, keringatan. Saya merasa ada sesuatu di dalam gitu saya minta lihatin pas dibuka bekas tembakan,” ujarnya

Ia pun langsung dibawa oleh saudaranya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Obe pun langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di wilayah Legok, Kabupaten Tangerang, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit EMC Tangerang.

Setelah mendapatkan perawatan hingga dioperasi, ditemukan satu buah proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya.

“Pas di Rontgen ada pelurunya satu di dalam. Karena pelurunya itu kayak pecah jadi dua bagian kata dokter harus di operasi besar. Dirawat sampai sabtu,” ucap dia.

Saat ini, proyektil yang bersarang di tubuhnya pun berhasil di keluarkan oleh tim medis. Saat ini, kondisi kesehatannya sudah berangsur membaik.

Ia pun sudah membuat laporan ke kantor polisi.

Aparat kepolisian yang menerima laporan penembakan dari mahasiswa Bogor ini pun langsung bergerak cepat.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Muharram Wibisono Adipradono mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi yang ada.

Saat ini kita sedang selidiki, mohon doanya ya. Kita akan kejar pelaku,” ujar Muharram, Minggu (9/8/2020).

(MALA/KE)

×
Berita Terbaru Update