Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Beirut Punya Kekayaan Sejarah dan Budaya

Jumat, 07 Agustus 2020 | 6:58:00 PM WIB Last Updated 2020-08-07T10:58:31Z


 

Koranelektronik.com – Kota Paris di Timur Tengah merupakan sebutan yang diberikan untuk Beirut, Ibu Kota Libanon. Invasi Prancis menyumbang kekayaan sejarah di sini, baik soal budaya maupun arsitektur.

 

Bagi anda yang punya rencana berkunjung ke Beirut usai pandemi virus corona, berikut beberapa tempat yang wajib di kunjungi :

 

1. Beirut Souks

 

Tempat ini adalah surga wisata belanja oleh-oleh, mulai dari makanan sampai pernak-pernik fesyen. Areanya berbentuk lorong memanjang dengan sebagian lantai dan dinding batu yang masih terus dipertahankan.

 

Tidak hanya beragam barang karya perancang luar negeri, turis juga bisa berbelanja beragam karya perancang Libanon. Salah satunya yang paling dibanggakan ialah Elle Saab.

 

2. Martyrs’ Square

 

Area ini berupa lapangan yang didedikasikan bagi mereka yang di eksekusi pada masa pemerintahan Ottoman. Monumennya di bangun pada tahun 1931.

Lapangan ini juga menjadi pemisah anatara Beirut Timur dan Beirut Barat.

 

3. Njimeh Square

 

Area ini berada tepat di jantung kota Beirut yang dipercantik setelah perang saudara usai.

Disini berdiri gedung parlemen, dua katerdal, dan sebuah museum

 

4. Hamra Street

 

Sebagai pusat aktivitas intelektual sejak tahun 1960-an, tidak heran jika jalan ini disebut Champe Elysees-nya Beirut.

Disini banyak toko buku, tiga Universitas dan beragam tempat kongko malam.

5. Corniche

 

Sepanjang 5km dari Teluk St. George hingga Ramiet al-Bayda, era pejalan kaki di tepi lauit ini selama priode Invasi Prancis.

 

Di pinggirnya terdapat banyak restoran dan kedai kopi yang biasanya menjadi tempat nongkrongnya Crazy Rich Beirut. Selain mobil mewah, Yacht juga menjadi pemandangan utama di sini.

 

6. Holiday Inn

 

Hotel ini merupakan salah satu saksi bisu perang saudara yang pernah terjadi di Libanon. Hotel ini hanya berfungsi selama satu tahun sebelum dihancurkan pada tahun 1975.

Reruntuhan hotel ini masih dibiarkan berdiri dan menjadi monumen pengingat konflik yang pernah terjadi.

 

7. Saifi Village

 

Sebuah kawasan perumahan kelas atas di Beirut, Saifi Village layak untuk dikunjungi bagi yang ingin berfoto di pemukiman kolonial Prancis.

 

8. Roman Baths

 

Reruntuhan ini berada di pusat kota Beirut. Walau sudah tidak berfungsi sebagai pemandian. Namun, masih bisa dikunjungi sebagai situs sejarah kekaisaran Romawi.

 

9. Grand Omari Mosque

 

Sebelum kalah populer oleh masjid Mohammad Al-Amin, Masjid Agung Omari merupakan pusat ibadah umat Muslim di Beirut yang paling penting.

Rangka bangunannya pertama kali untuk kuli Romawi, kemudian diubah menjadi gereja Blzantium, dan kemudian masih menjadi gereja tentara salib.

Penguasa mamluk akhirnya membangun struktur batu pasir saat ini pada abad ke-13 meskipun, retorasi baru-baru ini mengungkapkan banyak prasasti dari setiap priode.

 

10. National Museum of Beirut, Metropolis Art Cinema, Beirut Art Centre, dan MIM Mineral Museum

 

Ada tiga sejarah seni, dan ilmu pengetahuan yang wajib dikunjungi dii Beirut, yakni Natinal Museum of Beirut, Metropolis Art Cinema, Beirut Art Centre, dan MIM Mineral Museum.

Yang paling menarik ialah MIM Mineral Museum yang memiliki 2.000 mineral, mewakili 450 spesies berbeda dari 70 Negara, dan dianggap sebagai salah satu koleksi mineral pribadi terpenting di dunia.

 

11. Our Lady of Lebanon Harissa

 

Setinggi 8,5 meter dengan diameter 5 meter, The Shrine of Our Lady of Lebnon adalah kuil Maria situs ziarah di Lebanon.

 

Kuil itu milik Partriakat Maronit yang mempercayakan pemerintahannya kepada Kongregasi Misionaris Lebanon Maronit sejak didirikan pada tahun 1904.

Baik untuk umat kristiani dan muslim pasti berkunjung ke sini saat di Beirut.

 

 

(Dyn/Ke)

×
Berita Terbaru Update