Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Diduga Korban Penganiayaan Seorang Bocah Ditemukan Dengan Kondisi Lengan Kiri Patah di Kalteng

Senin, 24 Agustus 2020 | 1:43:00 PM WIB Last Updated 2020-08-24T05:43:24Z


Ilustrasi KDRT [foto;Ist]

KoranElektronik.com - Ditemukan seorang bocah perempuan  di dekat rumah warga dengan kondisi memprihatinkan, karena lengan kiri diperban akibat patah. Selain itu, dibagian tubuh bocah perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 5 tahun terdapat lebam pada bagian wajah seperti bekas luka di kening dan pipi, terlihat juga memar di sejumlah bagian tubuh diduga akibat kekerasan, Minggu (23/8/2020).

Kepolisian Resor KotaWaringin Timur, Kalimantan Tengah, menyelidiki kasus dugaan Penganiayaan tersebut.

"Kemarin anggota juga ada yang ke rumah sakit. Masalah ini sedang kami selidiki," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres KotaWaringin Timur AKP Zaldy Kurniawan, dikutip dari Antara, Senin (24/8/2020).

Kejadian ini dengan cepat diketahui masyarakat karena video bocah malang tersebut beredar di grup media sosial.

Dalam video itu, bocah malang itu dengan polos menceritakan mengapa dia menderita luka lebam dan tangannya patah. Dia juga menyebut nama ibu dan seorang laki-laki yang diduga teman dekat sang ibu.

"Anak itu sebelumnya bersama dengan seorang perempuan. akan tetapi, tidak kelihatan jelas mukanya karena menggunakan masker," kata Sri, warga Jalan Kopi Selatan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Meski menderita luka, bocah tersebut terlihat berusaha menahan rasa sakitnya sehingga membuat warga tak tega.

Saat ditanya warga, bocah itu dengan lancar lancar menyebutkan alamat rumahnya di Kecamatan Baamang. Namun, dia tampak trauma atas kejadian yang dialaminya sehingga meminta tolong mengantarnya ke rumah datuknya.

Kejadian ini dilaporkan kepada polisi untuk ditindak lanjuti. Lembaga swadaya masyarakat Lentera Kartini juga bergerak cepat melakukan pendamping terhadap bocah tersebut.

"Anak itu sudah dibawa ke RSUD dr. Murjani Sampit untuk diobati dan dirontgen karena tangannya diduga patah. Tadi berbagi tugas, ada yang mendampingi anak itu ke rumah sakit dan ada yang berkoordinasi ke Polres Kotawaringin Timur," kata Ketua LSM Lentera Kartini, Forisni Aprilista.

Saat di rumah sakit, bocah perempuan itu ditangani dengan diberi gips untuk tangannya yang patah. Kondisi memprihatinkan bocah malang tersebut juga membuat petugas di rumah sakit tersebut tidak tega.

Untuk sementara, korban rencananya akan diantar ke rumah datuknya. Namun, LSM Lentera Kartini akan terus memantau perkembangan kondisi bocah dan proses hukum masalah ini.

[MA/KE]
×
Berita Terbaru Update