Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta Tetap di Jaga dan Awasi Oleh Satpol PP

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 1:00:00 PM WIB Last Updated 2020-08-15T05:00:24Z


Aturan pesepeda ditargetkan terbit pada Agustus 2020. @Liputan6.com/Johan Tallo

KoranElektronik.com - Mengingat kondisi saat ini masih cukup tinggi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan sementara 32 Kawasan Khusus Pesepeda (KKP) di lima wilayah mulai Minggu (16/8/2020). Namun, KKp di sepanjang jalan Sudirman hingga MH Thamrin tetap diadakan. Kepala Satpol PP DKI Arifin mengatakan, kawasan tersebut memang telah disiapkan dan ada fasilitasnya.

"Mengingat kondisi saat ini masih cukup tinggi, maka diambil keputusan meniadakan sementara dulu kawasan pesepeda. Kalau Thamrin-Sudirman itu tidak termasuk kawasan pesepeda tapi orang bersepeda itu enggak dilarang, kalau di 32 titik itu mau sepeda silakan enggak dilarang. Aktivitasnya mau sepeda ya boleh-boleh aja," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2020).

Menurutnya, ada atau tidaknya KKP maupun pada Car Free Day (CFD), pihaknya tetap berjaga melakukan pengawasan. " Tetap jalan, pengawasan tetap jalan, mau itu sisi timur barat tetap ada, karena kan warga kita memang senang jalan-jalan, foto-foto," katanya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan meniadakan pelaksanaan 32 kawasan khusus pesepeda (KKP) di lima kota administrasi mulai Minggu (16/8/2020). Peniadaan 32 kawasan tersebut akibat masih banyak ditemukannya pelanggarn.

"Ada warga yang tidak menggunakan masker, tidak mengindahkan dan tetap kongkow-kongkow sehungga menimbulkan kerumunan," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2020).

Selain pelanggaran, Syafrin mengatakan masih banyak masyarakat rentan penularan virus corona atau covid-19 masih tetap datang ke 32 lokasi tersebut. Kelompok ini seperti lansia, anak-anak di bawah 9 tahun, hingga ibu hamil. "Maka untuk sementara KKP kita tiadakan, sambil kami evaluasi untuk omplementasi selanjutnya," ucapnya.

[MA/KE]
×
Berita Terbaru Update