Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Seorang Perempuan Bakul Sayur Menjual Obat Keras Diciduk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2020 | 3:51:00 PM WIB Last Updated 2020-08-14T07:51:43Z


Barang Bukti Obat Keras

Koranelektronik. com, Boyolali - Polisi meringkus perempuan penjual sayur, DN (23) yang menyambi jadi pengedar obat keras jenis Trihexyphenidyl. Selain itu, polisi juga membekuk pemasoknya yakni RN (29).


"Obat keras jenis Trihexyphenidyl ini dapat menimbulkan hal-hal halusinasi. Barang buktinya sebanyak 6.010 butir. Ini cukup banyak sekali," ujar Wakapolres Boyolali, Kompol Ferdy Kastalani, Jumat (14/8/2020).


Polisi awalnya menggerebek tempat kos DN di Dukuh Rejosari, Desa Karanggeneng, Boyolali. Dari penangkapan DN, polisi menyita barang bukti 170 butir tablet warna putih berlogo Y dan 220 butir tablet warna kuning berlogo MF yang diduga mengandung Trihexyphenidyl.


Dari hasil pengembangan, petugas berhasil menangkap pemasoknya , yaitu tersangka RN, warga Dukuh Tumang Tegalrejo, Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo , Boyolali.


Tersangka RN dibekuk petugas di tempat kos di wilayah Dukuh Rejosari , Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali. Polisi juga menemukan ribuan pil obat keras yang dikemas dalam 5 botol plastik di kosnya.


Sehingga dari kedua tersangka polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 6.010 butir obat keras. Selain itu juga disita sejumlah barang bukti lainnya, antara lain uang tunai dan smartphone.


Kedua tersangka dijerat Pasal 197 subsidair Pasal 196 UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Juncto Pasal 55 (1) KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.


(MALA/KE)

×
Berita Terbaru Update