Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Unair Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Gilang Bungkus Jarik

Rabu, 05 Agustus 2020 | 6:50:00 PM WIB Last Updated 2020-08-05T10:50:35Z


Gilang Kain Jarik

KoranElektronik.com - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, meminta kepolisian mengusut tuntas kasus Gilang Bungkus Jarik.

Unair juga resmi mengeluarkan atau drop out terduga pelaku pelecehan seksual bungkus kain jarik.

"Yang bersangkutan dikeluarkan atau di-drop out sejak hari ini. Keputusan itu, (Unair) berharap agar persoalan hukum yang menyangkut bersangkutan bisa diatasi oleh yang berwenang," kata Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair Suko Widodo, Rabu (5/8/2020).

Menurutnya, Unair hanya memiliki wewenang menjatuhkan sanksi akademik terhadap Gilang. Sementara, pidana kasus pelecehan merupakan merupakan domain kepolisian.

"Tentu saja kalau kami di wilayah etik di mahasiswa internal. Kalau kriminal ya kepolisian," ujarnya.

Ia juga menghimbau agar para terduga korban pelecehan Gilang untuk segera melaporkan ke pihak yang berwenang.

"Kepada mahasiswa atau siapapun yang menjadi korban, kami dorong untuk melaporkan ke kepolisian, karena polisi punya cara menggali persoalan ini," katanya.

Unair, lanjutnya, akan tetap memberikan pendampingan terhadap para korban yang merasa mengalami trauma akibat perbuatan Gilang.

"Saat ini ada tim help center memberikan pendampingan kepada mereka-mereka yang mungkin trauma secara psikis. Tim help center mendampingi masa kini dan mendatang, kami ada psikologi, psikiater kedokteran untuk mendampingi mereka," ujarnya.

Kasus Gilang yang melecehkan korbanya dengan bungkus jarik melilit badan itu diketahui setelah salah satu korban, MF, mengungkapnya ke publik. Modusnya, riset akademik.

Berdasarkan data yang diterima kepolisian, korban Gilang sementara ini ditaksir mencapai 15 orang. Hal itu dihimpun dari aduan yang masuk ke Dekanat dan BEM FIB Unair.

[MA/KE]
×
Berita Terbaru Update