Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

5 Fakta Sejarah Pakaian Dalam Wanita

Rabu, 16 September 2020 | 7:13:00 PM WIB Last Updated 2020-09-16T11:13:49Z


Ilustrasi (Foto: Google)

Koranelektronik.com - Pakaian dalam sudah jadi bagian normal dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun tidak terlihat dari luar pemakaiannya sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berbusana.

Pada zaman modern ini pakaian dalam tampil dengan berbagai bentuk, ukuran dan bahan. Bagaimana dengan zaman dahulu? Apakah sama seperti sekarang atau justru jauh berbeda?

Berikut ini merupakan fakta-fakta menarik tentang sejarah pakaian dalam yang perlu kamu ketahui.

Bra Dulunya Berbentuk Korset

Sebelum abad 20, wanita kaya di Barat menggunakan korset untuk menopang payudaranya. Pada masa itu korset terbuat dari besi, kayu atau gading dengan detail lace. 

Pada abad ke-16 sampai 18, korset juga dikenal dengan nama stays. Bentuk korset ini bisa strapless atau memakai tali di bahu.

2.     Sports Bra Awalnya Terbuat dari Celana Dalam Pria

Pada tahun 1977, tiga sekawan Hinda Miller, Losa Lindahl dan Polly Palmer Smith mematenkan merk Jogbra, bra elastis yang dapat digunakan saat berolahraga. Ketiga wanita tersebut kala itu hobi jogging, tapi mereka tidak bisa menemukan bra yang tepat untuk menopang payudara mereka saat sedang berlari.

Maka dari itu mereka membuat sports bra pertama yang terbuat dari celana dalam pria. Pembuatan sports bra ini hanya memakan waktu selama beberapa jam.

3.     Bra Paling Mahal di Dunia

Brand lingerie raksasa Victoria’s Secret pernah membuat bra termahal di dunia. Bra yang ditampilkan di fashion show pada tahun 2002 itu, terbuat dari 1.300 batu permata termasuk di antaranya ruby Thailand.

Red Hot Fantasy Bra ini bernilai USD 15 juta atau sekitar Rp 221 miliar. Saat itu supermodel Gisele Bundchen mendapatkan sebuah kesempatan terhormat untuk mengenakannya di catwalk.

4.     Bra Tiup untuk Tampil Seksi

Kebanyakan wanita terobsesi dengan dada besar dan pinggang kecil pada era 1950-an sampai 1960-an. Namun, kala itu push-up bra belum dibuat. Maka untuk memberi efek payudara lebih besar para wanita menyumpalkan kaus kaki atau kain katun ke bra mereka.

Melihat peluang bisnis, sebuah perusahaan di Amerika Serikat menciptakan bra tiup, untuk memenuhi permintaan wanita-wanita yang terobsesi tampil dengan dada besar. Bra ini bisa ditiup sesuai ukuran yang konsumen inginkan. 

Sebelumnya bra ini sempat jadi trend dan difavoritkan, namun popularitas bra tiup ini semakin lama semakin menurun, karena sering kempes setelah seharian dipakai.
5
      T-shirt Pria Dulunya Jadi Pakaian Dalam

Zaman sekarang pria memakai t-shirt atau kaus dengan bebas dan dianggap sebagai busana casual. Tapi sebelumnya, pada tahun 1950-an, t-shirt dikenakan sebagai pakaian dalam.

Hingga tahun 1951, actor Marlon Brando memakai t-shirt sebagai baju luaran dalam film ‘A Streetcar Named Desire’ dan seketika t-shirt jadi hits. Kini t-shirt dipakai sebagai pakaian sehari-hari yang dipakai banyak pria.


(MRD/KE)
×
Berita Terbaru Update