Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Tanah Longsor Akibat Hujan Deras Menimpa Rumah Warga di Samarinda

Kamis, 03 September 2020 | 8:51:00 PM WIB Last Updated 2020-09-03T13:03:42Z


Foto: Rumah Imron yang terkena musibah longsor

Koranelekteonik.com, Samarinda - Longsor kembali melanda rumah warga di Jalan Kakap, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir pada Kamis siang (03/09/2020). Longsor tersebut mengakibatkan satu rumah milik Imron (30) rusak parah namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Menurut keterangan Yusuf, tetangga Imron, bahwa saat hujan deras turun siang tadi, terjadilah longsor. Longsor ini mengenai rumah Imron yang pada hari Kamis Minggu lalu, juga sudah terkena longsor namun batu-batu yang turun berukuran sedang.

"Saya lagi kerja dan siang itu, hujan turun deras sekali. Nah, saya yakin bakal ada longsor lagi, dan ternyata benar," ujar bapak yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di Rumah Sakit Atma Husada, Selili, Samarinda Ilir.

Ditambahkannya, kalau saja tidak ada pohon bambu yang menahan longsor tanah dan batu dari atas bukit, maka mungkin rumah yang lain bisa habis. Seperti terlihat di lokasi kejadian, tanah dan batu-batu besar menghantam rumah Imron, menyebabkan dapur dan kamar tidur hancur.

Imron yang saat itu sedang bekerja, minta ijin pulang ke rumahnya dan melihat rumahnya sudah rusak parah.

"Tadi pagi saya kerja, terus ijin, ternyata rumah sudah rusak. Dapur bagian belakang dan kamar kena semua, dinding sebelah kiri rata semua. Jadi tanah dan batunya masuk ke dalam rumah sebelah kiri," jelas Imron kepada media Koranelektronik.com.

Ditambahkannya, saat kejadian anak dan istri sudah terlebih dahulu diungsikan minggu lalu ke tempat keluarganya yang ada di Lempake. Dalam musibah ini, BPBD dan relawan memberikan bantuan berupa tenda, obat-obatan, pakaian layak pakai, makanan dan terpal.

"Selain bantuan yang diberikan,  mereka yang terdampak sudah didata oleh BPBD," terang Yusuf.

Akibat kejadian ini, 10 keluarga yang berada di sekitar lokasi terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Penulis : Redaksi Samarinda
Editor : Santi Dwi Lestari
×
Berita Terbaru Update