Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

India Terbangkan Jet Tempur Dekat Perbatasan China

Selasa, 22 September 2020 | 11:36:00 AM WIB Last Updated 2020-09-22T03:36:17Z


Ilustrasi (Foto: Google)
Koranelektronik.com, New Delhi - Jet tempur baru Rafale buatan Prancis milik India melakukan penerbangan 'pengenalan' di atas wilayah perbatasan yang menjadi sengketa dengan China. Jet tempur ini mengudara di wilayah yang menjadi lokasi bentrokan berdarah antara tentara India dan China pada Juni lalu.


Seperti dilansir AFP, Selasa (22/9/2020), lima jet tempur Rafale pertama dari total 36 jet tempur Rafale yang dibeli India dari Prancis seharga US$ 9,4 miliar (Rp 138,9 triliun) telah secara resmi ditugaskan pada 10 September lalu. Menteri Pertahanan Rajnath Singh menyebutnya sebagai 'pesan kuat' bagi musuh-musuh India.


"Jet-jt tempur Rafale telah melakukan pengenalan di wilayah operasional kami termasuk Ladakh," tutur seorang pejabat senior Angkatan Udara India yang enggan disebut namanya oleh AFP.


Pejabat itu merujuk pada wilayah perbatasan yang menjadi sengketa India dan China. Pertengahan Juni lalu, tentara India dan China terlibat bentrok di wilayah Ladakh, yang menewaskan sedikitnya 20 tentara India. Otoritas China juga mengakui adanya korban jiwa dari pihaknya, tapi tidak menyebutkan jumlah pastinya.


Tidak diungkap lebih lanjut kapan penerbangan 'pengenalan' jet tempur Rafale itu dimulai. Namun, seorang fotografer AFP melihat sebuah jet tempur Rafale mengudara di atas wilayah Leh, ibu kota Ladakh, pada Senin (21/9).


Kementerian Pertahanan India mengatakan bahwa selama penugasan, jet-jet tempur itu 'telah mengudara dan melakukan pengenalan dengan lingkungan operasional kami' tanpa secara spesifik menyebut wilayah Ladakh.


"(Jet tempur Rafale) Telah menjalani pelatihan intensif yang terintegrasi dengan armada temput lainnya, termasuk penembakan senjata canggih," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan India.


Otoritas India mengakui pihaknya ada di belakang China dan negara-negara kunci lainnya dalam kategori kekuatan militer. Pembelian jet-jet  tempur Rafale merupakan salah satu dari banyak hal yang dilakukan India untuk meningkatkan kekuatan militrnya yang kini memiliki 1,4 juta personel.


(MRD/KE)






×
Berita Terbaru Update