Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Janda di Mojokerto Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Usai 7 Hari Suaminya Meninggal

Selasa, 15 September 2020 | 6:12:00 PM WIB Last Updated 2020-09-15T10:12:07Z


Ilustrasi (Foto: Google)

Koranelektronik.com - Janda anak satu di Kabupaten Mojokerto ditemukan tewas tak berbusana di dalam kamar rumahnya. Hal itu terjadi setelah 7 hari suaminya meninggal.

Korban yakni YS (42) yang tinggal di sebuah rumah sederhana di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Mayat YS ditemukan oleh tetangganya pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban ditemukan tewas dengan posisi terlentang di lantai sebelah tempat tidur korban. Tak ada sehelai benang pun yang menutupi tubuhnya.

"Korban tinggal seorang diri di rumah tersebut. Karena suaminya meninggal dunia 7 hari yang lalu," kata Kapolsek Jetis Kompol Suharyono kepada detikcom di lokasi, Selasa (15/9/2020).

Suharyono menjelaskan, korban mempunyai seorang anak laki-laki yang kini berusia 10 tahun. Anak semata wayangnya tersebut tinggal bersama mertuanya. Sehingga korban tinggal seorang diri.

"Anaknya satu, tinggal bersama mertuanya," terang Suharyono.

YS diperkirakan meninggal sejak Sabtu (12/9). Suharyono menyatakan dugaan ini karena pada Sabtu malam, warga sekitar melihat lampu rumah korban tidak menyala. Biasanya lampu rumah korban selalu menyala pada malam hari.

"Korban diperkirakan sudah meninggal tiga hari yang lalu. Karena kondisi mayat sudah lebam di bagian atasnya. Saksi juga melihat lampu rumah korban tidak menyala sejak Sabtu malam," ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Sodik Efendi menuturkan, korban selama ini hanya seorang ibu rumah tangga. Korban bekerja serabutan sejak suaminya meninggal.

"Dia kerjanya serabutan sejak suaminya meninggal satu minggu yang lalu. Suaminya meninggal karena sakit," jelasnya.

Sodik juga menambahkan, untuk memastikan penyebab tewasnya korban, saat ini jenazah divisum di RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. 

"Hasil pemeriksaan luar kami belum menemukan tanda-tanda kekerasan. Kami menunggu pemeriksaan dokter untuk penyebab meninggalnya korban," pungkasnya.

(MRD/KE)
×
Berita Terbaru Update