Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Mayat Seorang Pria di Mutilasi Potongannya Dimasukkan ke Koper hingga Ransel

Kamis, 17 September 2020 | 7:39:00 PM WIB Last Updated 2020-09-17T11:39:53Z


 

Penemuan Mayat Mutilasi di Apartemen Kalibata City [foto;Merdeka.com]

KoranElektronik.com - Pembunuhan yang dilakukan oleh sepasang kekasih yang berinisial DAF (26) dan LAS (27) terbilang sadis. Korban yang bernama Rinaldy Harley Wismanu (33) dibunuh bahkan tubuh korban dimutilasi memakai golok dan gergaji menjadi 11 bagian.


Perbuatan keji pelaku tak berhenti sampai di situ. Oleh kedua sejoli ini, potongan tubuh Rinaldy dimasukkan ke dua koper dan kantong kresek serta satu ransel.


"Menjadi 11 bagian dan bagian-bagian tubuh dimasukkan ke tas kresek kemudian dimasukkan ke 2 koper satu ransel," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana, Kamis (17/9/2020).


Kemudian pelaku memberi seprai baru dan cat. Dua benda itu digunakan pelaku untuk menghilang jejak.


"Setelah itu mereka membeli seprai baru dan cat warna putih untuk mengecat bercak darah," kata nana.


Sebelumnya, jasad pria yang bekerja sebagai Human Resource & General Affair Manager di salah satu perusahaan Kontruksi ditemukan di Apartemen di kawasan Kalibata City Tower Ebony Lantai 16, pada Rabu (16/9/2020) malam.


"DAF adalah eksekitor atau orang yang membunuh dan juga memutilasi korban. Sementara LAS (27) orang yang mengajak korban ke Apartemen di kawasan Pasar Baru Jakpus. Hubungan keduanya adalah sepasang kekasih," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, Kamis (17/9/2020).


Nana menerangkan, penyelidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap kedua pelaku di sebuah rumah kontrakan kawasan Cimanggis Depok pada Rabu 16 September 2020 kemarin.


Mereka saat itu berniat menghilangkan jejak pembunuhan dengan mengubur jasad korban di belakang rumah.


"Rencananya oleh para tersangka korban akan dikubur di belakang rumah kontrakan. Tapi belum dilaksanakan karena keburu ketangkap sama kami," ujar dia.


Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka digiring ke Polda Metro Jaya. Kedua pelaku dipersangkakan melakukan pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. [MA/KE]

×
Berita Terbaru Update