Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Tega Kakek Cabuli Cucunya Sendiri Selama 3 Tahun

Kamis, 10 September 2020 | 5:18:00 PM WIB Last Updated 2020-09-10T09:18:50Z


 

Ilustrasi

Koranelektronik.com, Kebumen - Seorang kakek berinisial MI (55) warga Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen. Tega menyetubuhi cucunya sendiri yang masih berusia 14 tahun ini. 


Aksi itu bahkan diketahui oleh sang nenek. Namun, sang nenek lebih memilih untuk menutup mulut.

 

Ternyata rudapaksa yang dilakukan sang kakek kepada cucunya ini dilakukan sejak tahun 2017. Saat itu sang cucu masih berusia 12 tahun.

 

Kapolsek Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan aksi sang kakek itu dilakukan terakhir kalinya pada bulan September 2019 saat rumahnya sepi. Korban selalu diancam jika tidak menuruti aksi bejatnya sang kakek.

 

“Peristiwa ini terbongkar setelah korban berani menceritakan kepada ibunya,” ujarnya, Kamis (10/9/2020).

 

Menurut Kapolres, pada bulan Desember 2019, korban memaksa ibunya agar pulang ke Sempor. Akhirnya pada bulan April 2020 ibunya pulang ke Sempor, sesampainya di rumah, korban selalu saja membuntuti ibunya kemana pun pergi. Hal ini membuat sang ibu merasa curiga.

 

“Saat ditanya ibunya, korban akhirnya menceritakan semuanya,” kata dia.

 

Ketika mengetahui cerita sang anak, kata Kapolres, perasaan sang ibu langsung hancur.

 

Bunga sejak kecil hidup bersama sang kakek dan neneknya di Sempor, sementara ibunya merantau di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Korban yang masih kecil tak berani melawan ajakan kakek.

 

“Bahkan seringkali kakek mengancam akan membunuhnya jika ia bercerita kepada seseorang tentang tindakan asusilanya,” ujar dia.

 

Kapolres mengatakan neneknya pernah memergoki suaminya memegang bagian tubuh sensitif korban, namun tidak berani melerai, Tersangka dikenal pribadi yang galak, jadi si nenek lebih memilih untuk diam saja.

 

Bahkan setelah mendengar cerita anaknya, sang ibu sempat takut melaporkan ke Polsek karena galaknya sang tersangka. Ibu korban akhirnya memberanikan diri untuk melaporkan kejadian ini ke Polsek pada bulan September atas dukungan pihak keluarga.

 

“Setelah ibunya datang ke Polsek Sempor, melaporkan peristiwa itu, kami datang kerumah tersangka dan melakukan penangkapan,”ujar AKBP Rudy.

 

Tersangka ditangkap pada pukul 20.00 di rumahnya pada Rabu (2/9) lalu. Keluarga meyambut baik dan berterimakasih kepada Polres Kebumen atas penangkapan ini.

 

Tersangka akan dijerat dengan pasal 81 ayat(1) dan ayat (3) jo pasal 76D UU RI No.17  tahun 2016  tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

 

Tersangka terancam hukuman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara

(MALA/KE)

×
Berita Terbaru Update