Notification

×

Iklan

Top Ads

Iklan

Indeks Berita

Sosialisasi 3 Peraturan KPU Tentang Kampanye Pemilihan Serentak Tahun 2020

Kamis, 01 Oktober 2020 | 5:41:00 AM WIB Last Updated 2020-09-30T21:41:13Z



Foto : Sosialisasi Peraturan KPU tentang Kampanye Pilwali Samarinda Tahun 2020 di Hotel Midtown Jl.Hasan Basri Samarinda


Koranelektronik.com, Samarinda - Salah satu faktor keberhasilan penyelenggaraan Pilkada, khususnya Pilwali tahun 2020 di Samarinda terletak pada aturan yang jelas, tegas dan mengikat bagi semua  pihak.


Untuk itulah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menggelar sosialisasi peraturan KPU terbaru nomor 11, 12 dan 13 di tengah kondisi pandemi Covid-19.


Sosialisasi yang diadakan di Hotel Midtown, pada Rabu (30/9/2020) mulai pukul 10.00 WITA dihadiri oleh Asisten 1, Bawaslu, PPK, ketiga LO Paslon, TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, Dishub serta undangan.


Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Samarinda mengatakan sosialisasi ini terkait PKPU terbaru nomor 11,12 dan 13 tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19.


Salah satu aturan terbaru mengenai PKPU yaitu adanya pelarangan untuk melakukan kampanye di tempat terbuka.Kalaupun mengadakan rapat, ada persyaratan tertentu yang harus ditaati yakni pembatasan orang maksimal 50 orang.


"Dilarang menggunakan rapat umum, kampanye akbar, konser  pentas seni, perlombaan yang mengumpulkan banyak orang," ujarnya.


Sementara itu Ketua Bawaslu Abdul Muin mengomentari tentang PKPU nomor 13 dimana yang bisa hadir dalam acara tanggal 24/9/2020 lalu (pengundian dan  penngumuman nomor urut Paslon) adalah Pasangan Calon, 1 LO dan 2 Bawaslu dan 5 Komisioner KPU.


"Nah saya dihubungi dengan teman-teman KPU, ini bagaimana, undangan sudah terbagi, namun saya bilang kita menuruti menuruti peraturan yang ada. Jangan kemudian dimaknai bahwa Bawaslu yang menginginkan hal itu, sekali lagi adalah aturan yang barangkali dibuat oleh KPU dan harus kita ikutin," jelasnya.


Bawaslu mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh KPU RI akibat dari harmonisasi PKPU, sehingga diawal, rapat umum dan pentas musik mengkhawatirkan karena dijadikan metode kampanye dan berpotensi banyak kerumunan masa namun di masa pandemi ini, kemudian tidak jadi diatur dan dilaksanakan dalam aturan PKPU.


Selesai acara sosialisasi, Asisten 1 Pemerintah Kota Samarinda Tejo Sutarnoto berharap ditengah pandemi yang ada, Pilkada tetap jalan, jangan sampai ditunda tetapi kesehatan penting dan Covid-19  bisa ditekan seminimal mungkin, supaya korbamnya tidak makin banyak.


Editor : Santi Dwi Lestari

×
Berita Terbaru Update