LATEST IN TECH

Technology/feat-big

Iklan

Iklan

Silang Pendapat Gubsu Edy-Gubri Syamsuar soal Lonjakan COVID-19

Minggu, 15 Agustus 2021 | 10:00:00 AM WIB Last Updated 2021-08-15T02:00:26Z

 

Foto: Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi. 

Medan - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dengan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saling silang pendapat gegara lonjakan kasus COVID-19 di Provinsi Riau. Gubsu Edy meminta agar Gubri Syamsuar tidak menyalahkan pendatang dari luar Riau terkait lonjakan kasus COVID-19 di wilayahnya.

Saling silang pendapat tersebut awalnya dimulai saat Gubri Syamsuar berbicara terkait ditemukannya kasus Corona varian delta di wilayahnya. Dia meminta agar masyarakat waspada.

"Saya bukan bermaksud untuk menakut-nakuti, tapi ini agar kita bisa lebih waspada karena varian Delta sudah ditemukan di Riau," kata Syamsuar seperti dilansir Antara, Kamis (12/8/2021).

"Dan enam orang yang terinfeksi varian Delta tersebut berasal dari Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, dan Bengkalis, bahkan dua di antaranya sudah meninggal dunia," tambahnya.

Dia mengaku baru menyampaikan kabar tersebut karena hasilnya baru diketahui dari laboratorium di Jakarta. Syamsuar menyebut saat ini bersama pihak terkait sedang mengupayakan untuk membeli alat yang bisa meneliti varian baru tersebut.

"Alat tersebut juga tidak ada di Riau sehingga harus dipesan dulu, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan segera tiba di Riau," katanya.

Lebih lanjut, Syamsuar menyebut pihaknya akan memperketat penyekatan ke wilayahnya. Saat inilah Syamsuar menyalahkan kondisi dimana terjadi mobilasi warga pendatang ke wilayah Riau.

"Beberapa hari ini kita melihat ada tren kasus terdapat warga yang datang dari provinsi lain, dan jumlah kasus positifnya juga meningkat," katanya.

Setelah dilakukan identifikasi, lanjutnya, kasus tinggi di luar Riau datangnya dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut). Sementara pintu masuk melalui transportasi udara dari dua provinsi itu tidak ada.

"Makanya kami sudah buat kesimpulan untuk melakukan penyekatan-penyekatan kembali di daerah perbatasan provinsi, antara dengan Sumbar, Sumut, dan juga dengan Jambi," terangnya.

Penyekatan itu diharapkan dapat mengurangi mobilisasi orang dari luar Riau, sehingga penularan COVID-19 di Riau dapat dikendali.

"Tadi sudah disepakati, dan masing-masing bupati yang daerahnya di perbatasan provinsi sudah siap untuk melaksanakan penyekatan, dan bahkan sudah ada bupati yang melaksanakan," katanya.

Gubsu Minta Gubri Tak Salahkan Warga Daerah Lain

Gubsu Edy Rahmayadi pun buka suara mendengar Gubri Riau Syamsuar menyalahkan pendatang dari daerah lainnya, khusus Sumatera Utara, atas lonjakan COVID-19 di Riau. Gubsu Edy meminta Gubri Syamsuar tidak menyalahkan warga dari daerah lain.

"Itu tak usah begitu-begitu," kata Edy saat menjawab pertanyaan wartawan di rumah dinas Gubsu, Medan, Jumat (14/8/201).

Edy mengatakan saat ini virus Corona memang sedang mewabah di seluruh dunia. Dia berharap tak ada pihak yang saling menyalahkan soal penularan Corona.

"Warga Sumut ke sana gitu, orang Riau juga ke sini. Ini sedang mewabah, tak boleh saling salah-menyalahi," jelasnya.

https://news.detik.com/berita/d-5682490/silang-pendapat-gubsu-edy-gubri-syamsuar-soal-lonjakan-covid-19/2

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Silang Pendapat Gubsu Edy-Gubri Syamsuar soal Lonjakan COVID-19

Trending Now

Iklan